Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 13 Mei 2011

MESUM SEBELUM LEBARAN

Peristiwa ini terjadi setahun yang lalu, waktu itu aku mudik lebaran ke kota asalku di Temanggung. Selama ini aku sebut saja Ari (28 tahun) merantau di Jakarta. Seminggu sebelum lebaran aku sudah sampai di kampungku dan tinggal di rumah kakakku yang bernama Teguh (45tahun). Aku menginap di sana karena Ibuku tinggal disana sedangkan rumah yang lama di kontarkkan karena tidak ada yang mau tinggal di sana, memang semua kakakku ada 3 orang sudah hidup mandiri dan berkelurga hanya aku saja yang masih lajang.
Saat sampai di rumah aku sangat senang, suasananya yang tenang dan udaranya yang sejuk membuatku merasa rileks. Di rumah ini aku banyak menghabiskan waktu di rumah dan hanya membantu kakak iparku saja yang bernama Mbak Yuni (35 tahun). Kebetulan selama puasa dia mendapat banyak pesanan kue dari para tetangga dan teman-temannya. Selama itu aku menjadi akrab dengan mbak Yuni. Tiap sore dengan sepeda motor aku mengantarkan dia mengirimkan pesanan kue ke desa sebelah dan ada juga yang sampai keluar kecamatan. Sedangkan suaminya sangat sibuk di kantornya menjelang lebaran. Karena tempat yang ku tuju terkadang jauh aku jadi sering berbuka puasa di luar rumah. Sambil berbuka kami mengobrol banyak hal, mbak Yuni memang terbuka orangnya sehingga dia enak diajak ngobrol. Selain itu dia juga banyak bertanya tentangku selama di Jakarta, maklum saja dia memang pernah ke Jakarta.
Dari perbincangan santai itulah aku jadi dekat dengannya, semua pengalamanku aku ceritakan dan dia sangat terkejut ketika aku bercerita tentang perselingkuhanku dengan ibu Kos. Dia sangat tertarik dengan ceritaku, dia diam menyimak kata demi kata yang aku ucapkan. Saat kuperhatikan sesekali dia mengubah posisi duduknya, entah karena terangsang atau merasa tak nyaman tapi yang jelas pipinya yang putih jadi tampah memerah. Setelah selesai bercerita aku menanyakan keherananku itu dan dia tampak salah tingkah dan sedikit malu-malu. Saat perjalanan pulang ada yang kurasakan berbeda, dia memelukku dengan erat dan menempelkan dadanya yang montok ke punggungku. Akupun mencoba menggodanya, kebetulan kami melintasi jalan yang sepi dan agak gelap dan aku menghentikan laju motor. Ri.... ko berhenti di sini... kan sepi memangnya ada apa sih? maaf mbak... aku mau pipis sebentar. Kamipun turun dari motor dan menuju sebuah gubuk sawah yang tak jauh dari jalan. Mbak ko ikut aku kesini... kan aku mau pipis, mau ngintip ya.... candaku. Ih kamu itu Ri ada-ada aja, saya tu takut kalo di tinggal sendiri.... Maaf deh... aku kan cuma bercanda... Setelah itu aku langsung ke sungai kecil yang berada di samping gubuk untuk buang air dan sesaat kemudian kembali ke gubuk.
Di dalam gubuk kulihat Mbak yuni tampak melamun, akupun segera menyapanya... lho ko melamun mbak... pasti lagi melamun yang jorok ya.... hee..hee, Ah kamu Ri..... bikin kaget aja. Eh mbak aku mau tanya sesuatu tapi jangan marah ya... Mau tanya apa.?? jawabnya. Itu mbak, tadi setelah buka dan mendengar ceritaku ko wajah mbak jadi merah dan jadi salah tingkah, selain itu sepanjang perjalanan tadi mbak memeluk erat banget sampai toketnya nempel di punggungku, mbak Yuni terangsang yaa?? Mendengar pertanyaanku dia langsung terperanjat, antara malu dan marah menjadikannya salah tingkah. Ari kamu ini suka ngarang ya... udah ah pulang aja yuk... mbak jujur aja... mbak terangsangkan? Iya deh..... mbak jujur aku memang terangsang, habis cerita kamu hot banget sih... aku kan jadi ga tahan... Emangnya mbak lagi pingin ya?? sahutku. Idih Ar... jangan gitu ah. mbak kalo pingin aku mau ko melakukannya... Mbak Yuni langsung kaget.. Ri... kamu ko berpikir begitu sih..? aku kan kakak ipar kamu. Mbak.. di rumah memang kakak ipar, tapi di sini kan cuma kita berdua... Betul juga si Ri tapi kalo main begituan di sini kan bisa ketahuan orang yang lewat... maksud mbak ngentot disini..? Ya iya dong Ri... emangnya apa lagi... Wahhh ternyata benar, aku bakal bisa ngentotin iparku yang cantik dan bahenol ini... gumamku dalam hati. Mbak... ya nggak di sini tapi nanti di rumah aja, kan malam ini mas Teguh dinas malam, jadi kita bisa ngentot di rumah... Tapi Ri, kan ada ibu sama 2 anakku... Itu masalah gampang mbak, aku sudah pengalaman untuk mengaturnya. Oke deh.. terserah kamu... ya udah kita pulang yuk... Tunggu sebentar mbak, kan baru jam 6.30 masih sore kita pemanasan dulu aja yuk... bujukku. Tapi jangan di sini Ri... di tempat lain aja yaa...
Akhirnya kami meninggalkan gubuk itu dan kuarahkan motorku masuk kedalam kebun tembakau yang cukup rimbun dan jauh dari jalan maupun rumah warga. Aku hafal daerah ini karena tak aku pernah tinggal di daerah sini.
Saat masuk ke kebun sengaja kumatikan motor agar tak ada yang melihat, kami berjalan perlahan menuju gubuk petani tembakau yang berada di tengah. Sesampainya disana segera kupeluk mbak Yuni, karena sejak tadi aku sendiri sudah birahi. Dia hanya diam saja dan langsung kubuka kancing celananya dan kulepas berikut CD yang dia pakai. Saat ku usap vaginanya terasa basah dan mbak Yuni hanya mendesah saja. Jari tanganku terus bergerilya di selangkangannya sementara dibagian atas kumainkan lidah dan bibirku, kebetulan dia pakai baju yang longgar sehingga cukup kusingkapkan keatas dan kuplorotkan BRA yang dia pakai. Dengah penuh nafsu kujilat dan kusedot toket yang berukuran 36C itu secara bergantian kanan dan kiri. Aku juga menikmati permainan mbak Yuni Tangannya yang biasa mengaduk-aduk adonan kue begitu pintar mengocok kontolku yang sudah kulepas dari sangkarnya. Cukup lama kami beradegan mesum semacam itu sampai akhirnya aku tak tahan lagi.
video

Segera kuarahkan kontolku ke vagina mbak Yuni dan dengan sedikit dorongan Slepp... Blezss. Oh... Ri, ko dimasukin sih.... protes mbak Yuni. Maaf mbak, Ari nggak tahan.... Akupun terus bergoyang maju mundur sambil memeluk mbak Yuni. Dan dia pasrah saja karena juga merasakan nikmat goyanganku. Slepp...slepp..slep. Ohhh....ahh...ahhh.... mbak Yuni terus mendesah lalu beberapa menit kemudian dia mencapai orgasme. Aku segera mencabut kontolku dan segera meminta mbak Yuni menungging membelakangiku, dia menurut saja sambil berpegangan pada tiang gubuk. Lalu dari belakang segera kuarahkan kontolku Blezzz...Slepp. Kembali kuentoti memek mbak Yuni, namun kali ini dari belakang. Sambil meremas dan mengusap-usap pantat mbak Yuni kugoyangkan pinggulku dengan irama yang cepat. clepp.. clep... plak.. plaakk. Tumbukan antara pinggulku dengan bokong mbak Yuni yang montok menimbulkan suara yang cukup keras. Aku sangat bersemangat sehingga akhirnya akupun mencapai orgasme. Semburan spermaku mengalir deras di dalam vagina mbak Yuni, karena sangat banyak jumlahnya saat kucabut kontolku cairan putih itupun mengalir keluar membasahi pahaku dan paha mbak Yuni. Setelah selesai kami sempat bingung untuk membersihkan kelamin kami yang bergelepatan Sperma, karena tak ada air di sekitar situ. Akhirnya mbak Yuni merelakan CD miliknya untuk digunakan sebagai serbet dan terpaksa dia tidak pakai CD saat pulang.
Sesampainya di rumah keadaan sepi, karena Ibu, Mas Teguh dan anaknya sedang tarawih. Kamipun langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan badan. Saat semua keluarga pulang tarawih kami bertingkah biasa saja. Dan Mas Teguh pun tak curiga kalau istrinya baru saja kuentoti. Sekitar jam 9 malam kulihat mas teguh berangkat kekantornya untuk piket. Malam semakin larut dan sepi karena semuanya sudah tidur. Sekitar jam 12 malam aku masuk kekamar mbak yuni, dia sempat terkejut namun sesaat kemudian dia tau maksud kedatanganku. Aku segera mengajaknya pindah ke kamarku, dan dia hanya menurut saja saat kugandeng keluar kamar. Sesampainya di kamarku dia langsung melucuti pakainnya.
Aku sudah tak sabar menikmati mbak yuni untuk kedua kalinya di tempat yang lebih nyaman. Setelah melepas semua pakaianku segera kurengkuh dia dan kubaringkan di kasur. Dengan penuh gairah kucumbui tubuhnya yang bahenol dan putih itu, mbak yuni hanya menggeliat dan mendesah saat kucumbui bagian intimnya. Vaginanya yang berbulu tipis menjadi maninan bagi bibir dan lidahku dan bersamaan dengan itu tanganku juga terus menerus meremas payudaranya yang montok. Tak lama berselang dia mulai tak tahan dan akhirnya mencapai orgasme sebelum kuentoti.
Setelah istirahat sejenak aku kembali mencumbui mbak yuni, namun hanya sebentar karena aku sudah tak sabar segera kuarahkan kontolku ke vaginanya. Dalam posisi terlentang dan memek yang sudag basah tidak sulit bagiku untuk memasukkan kontol hingga penuh. Zleppp..... blesss......... Ahhhh, rasanya sungguh nikmat. Akupun mulai bergoyang menyalurkan hasratku, walaupun beberapa jam yang lalu aku sudah kami sudah sama-sama orgasme saat ngentot di dalam gubuk namun kami tetap semangat. Suasana yang kondusif dan tempat yang nyaman membuatku berani mencoba berbagai macam gaya ngentot sesuai keinginanku. Mbak yuni tetap pasrah saja saat kuentoti, dia selalu menuruti semua keinginanku termasuk saat kuminta mengulum kontolku.
Di malam yang penuh gairah itu, aku benar-benar puas. Mbak yunipun sangat menikmati permainanku hingga dia mencapai 3 kali orgasme. Dan keperkasaanku inilah yang membuatnya menjadi ketagihan untuk aku entoti sehingga sejak saat itu setiap malam aku bisa ngentot dengan dia. Kegiatan ini terus berlangsung hingga lebaran datang. Dan perselingkuhanku ini baru berakhir setelah aku harus kembali ke Jakarta.

10 komentar: